“Hoaks bukan hanya persoalan teknologi, melainkan persoalan budaya dan kesadaran. Melawan hoaks berarti membangun masyarakat yang berpikir kritis, beretika, dan berempati,” tegas Ratri.
Sidang promosi doktor Ratri Rizki Kusumalestari menjadi salah satu tonggak penting bagi Fakultas Ilmu Komunikasi Unisba yang terus berkomitmen melahirkan riset-riset unggulan di bidang media, budaya, dan komunikasi digital. Melalui karya ini, Fikom Unisba meneguhkan diri sebagai kampus yang tidak hanya mengajarkan keterampilan berkomunikasi tetapi juga membentuk cara berpikir yang kritis, beretika, dan berlandaskan nilai keislaman.(askur/png)