Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan Unisba, Prof. Dr. K.H. Miftah Faridl, mengingatkan para apoteker muda bahwa tantangan setelah menyelesaikan pendidikan justru akan semakin beragam. Karena itu, ilmu yang diperoleh selama berada di Unisba perlu diwujudkan dalam sikap dan pengabdian yang nyata.
Menurutnya, salah satu bekal penting dalam menghadapi tantangan kehidupan adalah rasa syukur. Syukur tidak cukup hanya diwujudkan melalui ucapan, tetapi juga dengan memanfaatkan ilmu dan nikmat yang diberikan Allah untuk memberikan manfaat.
“Wujud syukur dalam agama kita bukan hanya mengucapkan Alhamdulillah, tetapi memanfaatkan segala ilmu yang didapat dan nikmat yang didapat untuk ditunjukkan kepada Allah,” tutur Miftah.
Ia juga berpesan agar para lulusan membangun ketangguhan spiritual dalam menghadapi berbagai tantangan profesi. Mengutip nilai-nilai dalam Surah Al-Mu’minun ayat 1–9, Miftah menekankan pentingnya iman, meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat, menjaga kekhusyukan dalam beribadah, menunaikan amanah, serta membangun kejujuran dalam kehidupan.


