KOTA BANDUNG, PRIPOS.ID – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bandung melalui Bidang Pembangunan dan Pengembangan Daerah (PPD) dan Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) gelar Diskusi Publik bertajuk “Menavigasi Ulang Kemerdekaan dari Kota Bandung: Tinjauan Kritis terhadap Indeks Kemiskinan dan Pengangguran di Kota Bandung”, Rabu (19/8/2026), di Graha HMI Bandung. Diskusi yang menghadirkan Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhimа Yudhistira dan Tino Rila Sebayang, akademisi sekaligus Dosen Program Studi Hubungan Internasional Universitas Pasundan tersebut membahas pembangunan Kota Bandung dari perspektif ekonomi, kebijakan publik, ketimpangan wilayah, hingga relasi antara pembangunan dan kekuasaan.
Diskusi publik ini berangkat dari kajian kolaborasi Bidang PPD dan Litbang HMI Cabang Bandung berjudul “Capaian Tinggi, Masalah Tak Kunjung Selesai: Membongkar Kinerja Kemiskinan, Ketimpangan, dan Ketenagakerjaan Kota Bandung 2025” yang disusun Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan HMI Cabang Bandung periode 2026–2027 Teungku Muhammad Ja’far. Kajian tersebut menjadi pijakan awal untuk melihat secara kritis capaian pembangunan Kota Bandung yang secara statistik menunjukkan sejumlah performa positif tetapi masih menyisakan persoalan substantif pada kemiskinan, ketimpangan, dan kualitas pekerjaan.


