Kebun asal lot juga memiliki lingkungan tumbuh yang beragam. Data awal menunjukkan rentang ketinggian mulai sekitar 950 hingga 1.910 meter di atas permukaan laut. Sistem budidayanya mencakup naungan sedang, naungan penuh, dan lahan terbuka, dengan naungan sedang menjadi kelompok terbanyak dalam grafik. Informasi ketinggian dan naungan memperkaya gambaran tentang tempat kopi tumbuh, serta membantu memperkenalkan konteks kebun kepada calon pembeli.
Keragaman kultivar menambah kekayaan bahan yang akan diuji. Ateng tercatat pada 60 lot, S-795 pada 36 lot, dan Typica pada 33 lot. Catatan awal juga memuat Timor Hybrid, Sigararutang, Andungsari, Bourbon, Catimor, serta sejumlah kultivar lainnya. Bahan tersebut mencakup lot dengan campuran varietas, sehingga satu lot dapat memiliki lebih dari satu kultivar. Keragaman ini menyediakan bahan bagi penguji untuk mengenali karakter kopi melalui penilaian cita rasa.


