Berdasarkan jadwal yang disampaikan Andi, penjurian praseleksi berlangsung pada 7–10 Oktober 2026, dilanjutkan penjurian nasional pada 12–15 Oktober dan penjurian internasional pada 19–22 Oktober. Rangkaian seleksi akan menghasilkan maksimal 30 lot terbaik yang memenuhi nilai minimum 87 dari skala 100. Bahan awal program mencantumkan penetapan pemenang sebagai tonggak kegiatan pada 22 Oktober.
Selanjutnya, pengiriman sampel dijadwalkan pada 2–30 November untuk memperkenalkan kopi pemenang kepada calon pembeli. Lot yang lolos sebagai CoE winner akan ditawarkan dalam CoE Auction pada 1 Desember 2026. Melalui tahap ini, pengakuan atas kualitas dipertemukan dengan kesempatan memperoleh harga premium dan membangun hubungan usaha yang berlanjut.
Pada akhirnya, semangat CoE tumbuh melalui ketekunan merawat mutu, keterbukaan asal kopi, dan penghargaan kepada orang yang menghasilkannya. Bagi Indonesia, manfaat program ini akan semakin berarti ketika pengakuan terhadap lot pemenang membantu petani menjaga kualitas dari panen ke panen. Setiap kopi yang sampai kepada pembeli membawa nama kebun dan kerja petani yang layak dikenal serta dihargai.***


