Mengapa KDM juga ikut menjadi sasaran kritik dan serangan?
Karena KDM memiliki basis dukungan sosial dan membawa narasi kearifan lokal serta nilai-nilai kebudayaan Nusantara. Sebuah kekuatan yang bisa menjadi faktor tidak menguntungkan bagi pihak yang ingin mendominasi ruang publik.
Lalu, siapa yang menggerakkan semua ini?
Salah satu kemungkinan adalah kepentingan elite global yang menghendaki dominasi ekonomi, politik, dan informasi dunia.
Apakah Istana mampu menghadapinya?
Apakah Presiden dan Istana memahami cara kerja algoritma serta kekuatan cyber army yang mungkin telah masuk ke berbagai lingkaran kekuasaan?
Tidak mudah menjawabnya. Sebab, dalam pertarungan politik sebelumnya, sebagian aktor yang kini berada di sekitar kekuasaan pernah memiliki posisi dan kepentingan yang berbeda.
Apakah Wantimpres mampu memberikan peringatan strategis? Lembaga penasihat itu justru berpotensi kehilangan independensi karena pengaruh pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu juga ada di dalamnya.



