Kasus ijazah Jokowi dapat dibaca sebagai salah satu contoh pertarungan persepsi tersebut. Yang semula yakin menjadi ragu, yang ragu menjadi tidak percaya, dan yang tidak percaya akhirnya bisa terseret menjadi bagian dari pion kelompok yang terus menyebarkan narasi kebencian, pitnah dan adu domba.
Ketika algoritma berhasil menguasai pikiran manusia, ia tidak perlu lagi menaklukkan sebuah bangsa dengan kekuatan militer. Bangsa itu bisa menghancurkan dirinya sendiri.
Get the feeling
Mr. Ten



