Bagaiman cara mengkomunikasikan produk halal? Ketua LSP Unisba ini menjalaskan, komunikasi halal sebagai ‘Strategi Branding’ karena membangun citra jujur, bersih, dan berkah sehingga upayanya mengkomunikasikan aspek status sertifikasi, bahan, proses, komitmen, dan penggunaan bahasa sederhana dan edukatif.
Untuk itu panduan bahasa dan gaya komunikasinya harus menghindari klaim berlebihan dan istilah ambigu (makna ganda). Menggunakan pernyataan faktual, informatif, dan transparan serta menyampaikan nilai edukatif dan menghargai konsumen. Misalnya penggunaan slogan Berbasis Nilai Halal, contohnya “Halal, Bersih, Berkah”, “Kepercayaan Anda, Amanah Kami”, dan “Halal dari Hati, Untuk Semua”.
Menyangkut konten digital untuk komunikasi nilai halal bisa membuatnya dalam bentuk konten edukasi dalam bentuk infografis, video, artikel dengan menyertakann Behind-the-scenes yang berisi proses produksi, cerita perjuangan serta testimoni dari pelanggan, komunitas, dan tokoh Muslim.


