Rasulullah SAW juga menegaskan bahwa Allah mencintai individu yang bekerja secara profesional dan menyempurnakan pekerjaannya. Ini menunjukkan bahwa kualitas kerja memiliki dimensi spiritual yang tinggi dalam Islam.
Refleksi untuk Individu
Fenomena quiet quitting seharusnya menjadi bahan refleksi bagi setiap individu. Pertanyaan yang perlu diajukan bukan hanya tentang apa yang diperoleh dari pekerjaan tetapi juga bagaimana pekerjaan tersebut dijalankan.
Apakah seseorang hanya bekerja ketika diawasi? Apakah usaha yang diberikan selalu minimal sesuai imbalan? Ataukah ada kesadaran bahwa setiap pekerjaan adalah amanah?
Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menentukan apakah seseorang benar-benar bekerja atau sekadar hadir.
Di sisi lain, organisasi memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat. Karyawan bukan sekadar sumber daya, melainkan manusia yang memiliki kebutuhan akan penghargaan, keadilan, dan makna.