Dunia saat ini membutuhkan paradigma baru dalam investasi. Sistem yang hanya berorientasi pada profit terbukti tidak mampu menjawab tantangan global. ESG hadir sebagai langkah awal tetapi masih memerlukan penguatan dari sisi etika. Perspektif Islam dapat menjadi jawaban atas kebutuhan tersebut.
Dengan mengintegrasikan nilai-nilai Islam ke dalam praktik ESG, kita dapat menciptakan sistem investasi yang lebih komprehensif. Sistem yang tidak hanya mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola tetapi juga nilai moral dan spiritual. Sistem yang tidak hanya efisien tetapi juga adil dan bermartabat.
Ke depan, kolaborasi antara berbagai pihak menjadi kunci. Pemerintah, sektor swasta, lembaga keuangan, akademisi, dan masyarakat perlu bekerja sama dalam mengembangkan model investasi yang berkelanjutan dan beretika. Tanpa kolaborasi, upaya ini akan sulit mencapai skala yang signifikan.