Selain itu, literasi masyarakat terhadap investasi berkelanjutan dan keuangan syariah juga masih terbatas. Banyak investor yang belum memahami pentingnya mempertimbangkan aspek nonfinansial dalam pengambilan keputusan. Edukasi menjadi kunci dalam mendorong perubahan paradigma ini.
Peran regulator juga penting dalam menciptakan ekosistem yang mendukung. Kebijakan yang mendorong transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan perlu diperkuat. Insentif bagi investasi berbasis ESG dan syariah juga dapat menjadi stimulus yang efektif.
Potensi Investasi Berbasis Nilai
Di Indonesia, potensi untuk mengembangkan investasi berbasis nilai sangat besar. Dengan populasi Muslim yang dominan dan komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan, Indonesia dapat menjadi pionir dalam integrasi ESG dan etika Islam. Penerbitan sukuk hijau menjadi salah satu langkah konkret yang menunjukkan arah tersebut.


