” Kami memberi apresiasi tinggi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto serta Bupati Paris Yasir yang memiliki ide cemerlang dan langkah strategis mengangkat tema tentang Lanto Daeng Pasewang di Festival Literasi Kabupaten Jeneponto tahun 2026″ tegas Ketua Forum Penerima Penghargaan Tertinggi Nugra Jasadharma Pustaloka Perpustakaan Nasional ini.
Sementara itu, Nasihin memberikan penekanan penting mengenai metodologi penelitian sejarah. Menurutnya, kebesaran seorang tokoh harus dijelaskan melalui sumber yang dapat diperiksa, bukan semata-mata berdasarkan ingatan kolektif, cerita turun-temurun, atau pengulangan informasi yang belum teruji.
Ia menguraikan sejumlah catatan mengenai perjalanan jabatan Lanto Daeng Pasewang berdasarkan bahan arsip kolonial yang ditelitinya. Catatan tersebut antara lain berkaitan dengan jabatan administratif dan hukum pada masa kolonial, hubungan politik dengan tokoh-tokoh pergerakan, serta proses pengangkatan dan pelaksanaan tugasnya sebagai Gubernur Sulawesi.



