Dalam perspekti Capra, berkelanjutan berkaitan dengan kemampuan sistem kehidupan untuk mempertahankan web of life. Cambrige University Press menempatkan pembahasan mengenai keberlanjutan ekologis, keterhubungan persoalan dunia dan solusi sistemik sebagai bagian penting dari The Systems View of Life. Oleh karena itu, mitigasi bencana sesungguhnya merupakan bagian integral dari pembangunan berkelanjutan.
Pembangunan jalan, misalnya, tidak hanya perlu mempertimbangkan biaya dan manfaat ekonomi tetapi juga risiko longsor; perubahan pola aliran air, fragmentasi ekosistem; dampaknya terhadap masyarakat lokal; kemampuan infrastruktur menghadapi perubahan iklim; biaya pemeliharaan jangka panjang dan kemungkinan terciptanya risiko baru.
Demikian pula pembangunan kawasan pemukiman. Keberhasilan pembangunan tidak semestinya hanya diukur dari jumlah rumah yang dibangun tetapi juga dari keamanan lokasi, akses terhadap air, kualitas lingkungan, konetivitas, pelayanan dasar dan kemampuan masyarakat menghadapi bencana. Dengan kata lain pembangunan yang mencipta risiko baru bukanlah pembangunan yang sepenuhnya berkelanjutan.


