Oleh Ahmad Fadhli, S.Sos, M.Si (Dosen Fikom Unisba, Pengamat Kopi)
MUTU secangkir kopi menyimpan pekerjaan panjang di kebun dan tempat pengolahan. Ketika mutu itu diakui, nama petani selayaknya ikut memperoleh tempat. Semangat inilah yang diusung Cup of Excellence (CoE), sebuah program kompetisi dan lelang internasional yang menghubungkan kualitas kopi, pengakuan terhadap petani, dan peluang memperoleh harga premium.
CoE lahir di Brasil pada 1999 untuk membantu petani memperoleh penghargaan ekonomi yang lebih baik atas kopi berkualitas tinggi. Para perintisnya mempertemukan pengetahuan pengujian cita rasa dengan gagasan lelang daring. Melalui cara ini, kopi yang berhasil menunjukkan mutunya dapat diperkenalkan kepada pembeli di berbagai negara, bersama nama produsennya.
Pada 2002, pengelolaan program beralih kepada organisasi nirlaba Alliance for Coffee Excellence (ACE). Dalam perkembangannya, CoE menjadi organisasi tersendiri yang berfokus pada kompetisi dan pendidikan, sementara ACE melanjutkan pengelolaan lelang. Sejarah resmi program mencatat keterlibatan 17 negara, dengan perjalanan yang menjangkau Amerika Latin, Afrika, hingga Asia.


